THE DETERMINATION OF A CATTLE MAN
Hening dan sunyi menggambarkan suasana suatu desa . Disinilah tempat salah satu anggota keluarga Yang terdiri dari bapak ibu Dan dua orang anak laki lakinya . Tak banyak Yang tahu tentang sulitnya sebagai seorang pemelihara sapi perah . Tapi inilah Yang menjadi keseharian bagi bapak udin . Tak pernah mengeluh dengan keadaan Yang seadanya .
A sunny morning to start an activity, asep and his brother who called " midun " Preparing to go to school to study. While the father and mother " ibu sumarti " rushed to the field and took grass for the cow they kept .
The heats of sun are used to them for the sake of their children, to be better than what they have now. His son asep in the class SMA and while midun in the class iX SMP.
Mereka tak pernah malu dengan keadaannya , bahkan selesai jam pelajaran disekolah berakhir mereka bergegas pulang untuk membantu orang tuanya . Lelah letih memang , tapi mereka merasakan apa Yang dirasakan orang tuanya ketika panas membakar tubuhnya , agar anaknya tetap sekolah .
Pernah ketika diperjalanan pulang sekolah , dengan nada Yang lumayan serius , asep bertanya pada adiknya , " Apakah kamu merasa ikhlas ketika harus bekerja sesampai dirumah dun ? " . Lalu Midun menjawab " lebih lelah orang tua kita diladang dibanding kita Yang duduk menerima pelajaran di sekolah .
Asep terhenti ketika mendengar jawaban midun , asep merangkul midun Dan ia berkata , " aku bangga punya adik seperti mu dun , kita harus berbakti kepada orang tua kita . "
Mr udin as a cow keeper, Mr udin should always provide a lot of grass, so that the cow belonging to Mr joko that , he kept in good health .
Mr joko is a skipper of dairy cattle in the village that , he give the cattle to everyone , who want to keep his cow . Then the result of milking to delivered directly mr joko home . There will be milk in the process to be ready for consumption .
Pak udin merupakan salah seorang dari sekian banyak orang Yang memelihara sapi tersebut , bapak udin mengerti Akan sulitnya mencari rumput , memandikan sapi Dan melihat kesehatan sapi .
Summer coming , one that will be worried by mr udin . He know that the grass will be difficult to grow, if there not rain down . If summer like this mr udin will go out for take the grass in the morning , before the sun light sting .
Pak udin memotong rumput lalu menyiapkannya untuk nanti sore dijemput oleh kedua anaknya ketika mereka telah pulang dari sekolah . Pak udin beruntung mempunyai anak seperti asep Dan midun .
Selesai membantu bapaknya mengantarkan rumput ke kandang , mereka akan sama sama pulang menjelang senja akan segera datang .
Until the home , aroma of the cook the mother chef is sumarti , they feel when tired to working . They sholat magrib and dinner together , so their days passes together .
Tak terasa udah hampir tahun ajaran baru , midun akan melanjutkan sekolah ke jenjang SMA . Keduanya memang sangat butuh biaya besar, Karena kedua anak bapak udin dan ibu sumiarti akan sama di jenjang SMA .
Tak kenal lelah pak udin akan mengusahakan seberapa pun biaya Yang akan diperlukan anaknya agar tetap melanjutkan pendidikan . Sedangkan ketika musim panas Sekarang ini akan sulit terasa bagi pak udin untuk mencari makanan sapinya , ketika jumlah asupan makanan berkurang maka akan berkurang pula jumlah hasil perahan sapi miliknya .
Pak udin akan terus berupaya demi kelansungan sekolah anak anaknya .
suatu malam midun bertanya pada bapaknya , " bagaimana uang untuk midun masuk sekolah pak ? " , Kata midun . Bapaknya menjawab " insyaallah nak bapak lagi mengusahakannya , lagian akhir akhir ini bapak kesusahan dalam mencari rumput untuk sapi kita , jika makanannya berkurang , maka nanti akan menyebab kurangnya hasil perahan susu .
Then mother offirms , we will try to keep your school continue . His mother said . With a hope feel , her two children also accept the situation .
Ketika sore pak udin mengasih makan ternaknya , tiba tiba pak joko datang untuk melihat kondisi sapi miliknya tersebut . Pak joko lumayan heran melihat sapinya mulai agak kurus .
Pak joko bertanya pada pak udin bagaimana sapinya bisa jadi begitu ? , pak udin menjelaskan " bahwa ia kesulitan dalam masalah makanan sapi serta beban pikiran masalah sekolah anaknya .
" Bukannya mineral ternak sudah saya kirimkan setiap minggunya kesini" kata pak joko... , pak udin menjawab " kalau mineral tetap Ada pak , tapi permasalahannya dalam mencari rumput .
" Lalu pak udin mengatakan permasalahan keuangan Yang sedang ia hadapi , ia mengatakan butuh uang untuk biaya masuk sekolah anaknya...., pak udin mencoba untuk minta pinjaman pada pak joko," ...... Dengan muka lumayan sedih pak joko mau memberikan pak udin pinjaman uang .
Rasa senang tak terbendung dari raut wajah pak udin ketika ia sampai dirumah , lalu menceritakannya pada waktu selesai mereka makan malam bersama .
Alangkah senang hati kedua anaknya , lalu merangkul ibu dan bapaknya .
Berkat pekerjaan tekun dalam memerah sapi milik orang , hasilnya pun membawa pak udin dan keluarga tetap bahagia . Pak udin memang seorang pemelihara sapi perah , tapi tekad kuat untuk membahagiakan keluarga serta demi anak anaknya tetap di bangku pendidikan selalu ia usahakan bagaimana pun situasi Dan keaadaannya .

0 komentar: