SEKOLAH MENENGAH ATAS LAKERS
SMA ( LANJUTAN KEAGAMAAN REMAJA )
DISUSUN OLEH :
IRFAN
( 1688203062 )
VISI DAN MISI SEKOLAH MENENGAH ATAS LAKERS
SMA ( lanjutan keagamaan remaja )
VISI
“ mewujudkan siswa yang beriman, cerdas, berwawasan luas , mampu kreatif , serta akhlak yang baik dan mempunyai wawasan dalam bidang agama “
MISI
Menanamkan keimanan dan ketaqwaan pada peserta didik dengan pengamalan ilmu dan membekali diri dengan ilmu agama.
Menanamkan kedisiplinan melalui budaya bersih dan selalu mengedepankan tata tertib.
Membudayakan sifat sopan santun pada seluruh warga sekolah dan penuh semangat dalam proses pembelajaran.
Mengembangkan ilmu pengetahuan dan mendidik peserta didik agar lebih dapat mengembangkan kreativitasnya masing masing.
Dapat memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran dan lebih mengoptimalkan bahasa inggris guna daya saing yang semakin meningkat pada era sekarang .
Menumbuhkan semangat untuk berprestasi dalam berbagai bidang .
TUJUAN
Menjadikan lulusan yang beriman dan berakhlak.
Meningkatkan prestasi lulusan peserta didik dari tahun ke tahun dengan adanya SNMPTN.
Meningkatkan keterampilan dari semua peserta didik.
Dapat mengembangkan potensi yang ada pada diri untuk menatap masa depan.
STRUKTUR SEKOLAH
KEPALA SEKOLAH
Kepala sekolah merukan orang yang bertanggug jawab besar terhadap seluruh kegiatan sekolah serta seorang panutan dan juga sebagai motivator di sekolah.
Tugas kepala sekolah
~ mengawasi proses belajar mngajar , agar sesuai dengan apa yang diharapkan .
~ membina dan memberi arahan pada guru sebagai tenaga pendidik agar berlansungnya pembelajaran yang baik.
~ menyusun dan merancang program sekolah.
~ menciptakan suatu keharmonisan antara semua warga sekolah.
~
WAKIL KEPALA SEKOLAH
Seseorang yang bisa membantu kepala sekolah dalam segala hal yang akan diberlakukan oleh kepala sekolah.
Tugas wakil kepala sekolah
~ mengkoordinasikan lansung kepada para guru apa yang telah menjadi kebijakan kepala sekolah.
~ membnatu dalam hal pengawasan.
~ membantu dalam segala hal kegiatan sekolah.
~ merancang program rencana pelaksanaan semua kegiatan yang telah ditetapkan.
WAKIL KURIKULUM
Seorang wakil yang dipercaya sebagai bidang kurikulum bertanggung jawab atas semua kegiatan belajar mengajar.
Tugas wakil kurikulum
~ mengelola dan memberikan arah proses belajar mengajar.
~ menentukan kapan seharusnya mengadakan evaluasi belajar.
~ menyusun pelaksanaan UAS dan UN.
~ menyusun kegiatan ekstrakurikuler yng akan di dilakukan oleh para peserta didik.
~ melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan dan perkembangan kualitas guru.
~ membina semua kegiatan – kegiatan akademis.
~ mengatur kegiatan perbaikan.
~ mengatur program pengajaran baik program semester , penyesuain dan pemberlakuan kurikulum , serta persiapan mengajar untuk para guru.
~ memberikan laporan kemajuan ataupun bagaimana perkembangan dari proses belajar yang telah dicapai siswa.
Wakil kesiswaan
segala urusan yang berurusan dengan siswa.
Tugas wakil kesiswaan
~ membina dan mengatur apa saja kegiatan yang dilakukan oleh OSIS.
~ mengatur pelaksanaan proses ekstrakurikuler dan kurikuler peserta didik.
~ melihat dan memantau bagaimana aktivitas dan kelakuan peserta didik berdasarkan program yang dilaksanakan oleh BK.
~ meninjau segala kegiatan yang dilakukan oleh siswa agar terciptanya suatu kodisi yang diharapkan oleh pimpinan sekolah.
~ menyeleksi berkas ataupun melihat peserta didik yang mengusulkan beasiswa jika pihak sekolah memberikan beasiswa pada peserta didik.
~ memantau peserta didik yang memiliki prestasi agar bisa diberi penghargaan atas apa yang telah mereka berikan untuk sekolah.
~ membina kepengurusan OSIS.
~ tetap memantau walaupun kegiatan OSIS yang bersifat diluar sekolah.
~ menjaga hubungan baik dengan seluruh peserta didik agar kedekatan dan keharmonisan antara pimpinan terjaga tapi dalam konteks yang tidak melanggar etika antara peserta didik dengan pimpinan ataupun dengan guru.
~ menyusun laporan apa saja kegiatan yang dilaksanakan oleh kesiswaan.
BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT
Tugas dari bidang hubungan masyarakat
~ memperbanyak sosialisasi ataupun pendekatan dengan masyarakat luar tentang sekolah tersebut.
~ memberikan layanan tentang informasi bagi masyarakat.
~ menjalin suatu kerjasama dengan pihak instansi pengelola buku atau pendekatan dengan para alumni.
~ mengetahui dan melakukan pendekatan dengan komite ataupun orang tua dari peserta didik.
~ mengkaji sejauh mana proses jalian pendekatan dengan masyarakat , apakah masyarakat mendukung ataupun tidak semua program sekolah.
BIDANG SARANA DAN PRASARANA SEKOLAH
Melaksanakan dan mengembangkan program sarana dan prasarana sekolah demi membantu kepala sekolah.
Tugas bidang sarana dan prasarana
~ merencanakan program rehabilitasi dan pemeliharaan gedung , ruangan , ataupun fasilitas lainnya.
~ mendirikan prasarana yang dianggap menunjang dalam proses belajar dan pembelajaran.
~ selalu melakukan uji coba kelayakan fasilitas sekolah.
~ mencatat kebutuhan labor dan catatan barang keperluan.
BAGIAN WALIKELAS
Tugas bidang walikelas
~ pengelolaan segala keperluan ataupun apa saja yang menyangkut dengan kelasnya.
~ menata sedemikian rupa ruangan kelas agar pembelajaran berjalan aman dan nyaman .
~ administrasi kelas , seperti : absensi siswa, daftar pelajaran, piket atau hal lainnya.
~ mengetahui keadaan siswa dikelas yang guru tersebut pimpin.
BAGIAN BIMBINGAN DAN KONSELING
Tugas bagian bimbingan dan konseling
~ melakukan koordinasi dengan walikelas untuk mengatasi problem ataupun permasalahan yang dialami siswa.
~ memberikan layanan terhadap siswa yang butuh bimbingan.
~ memberikan saran ataupun perhatian terhadap siswa.
BAGIAN TATA USAHA
Tugas bagian tata usaha
~ segala urusan administrasi dikelola dibagian ini.
~ segala urusan keuangan
~ urusan urusan administrasi siswa.
~ laporan pelaksanaan kegiatan oleh tata usaha.
BAGIAN PERPUSTAKAAN
Tugas bagian perpustakaan
~ membuat tata tertib ketika berada di dalam perpustakaan.
~ adanya bagian pelayanan di dalam perpustakaan.
~ membuat daftar pengunjung pustaka.
~ mengadakan penilaian terhadap minat siswa dalam belajar ke pustaka.
~ memelihara dan perbaikan setiap buku buku yang ada di pustaka.
~ tata ruang perpustakaan oleh pegawai yang bertugas disana.
GURU MATA PELAJARAN
Tugas guru mata pelajaran
~ memulai kelas dengan do’a.
~ memberikan buku ataupun silabus agar materi bisa dipahami dulu oleh siswa.
~ membuat daftar hadir siswa.
~ membuat catatan khusus siswa , yang bersifat penilaian tersendiri guru mata pelajaran.
~ melaksanakan tes uji kemampuan siswa, misalnya : ulangan, ataupun tugas – tugas.
~ membuat daftar nilai siswa.
KRITERIA GURU SEBAGAI TENAGA PENGAJAR DI SMA LAKERS
KEPALA SEKOLAH
~ pendidikan : minimal S2 bagian pendidikan
~ mampu menjadi panutan bagi semua warga sekolah baik sikap maupun cara menjadi pimpinan.
~ mempunyai pengetahuan tentang ilmu agama ( dibuktikan dengan sertifikat pondok ataupun instansi pendidikan agama lainnya )
~ dapat memahami dan berbicara dengan bahasa inggris.
~ bersikap tegas dan konsisten dalam segala tindakan.
~ memiliki visioner kedepannya.
WAKIL ATAU WAKIL SEKSI
~ pendidikan : minimal S1 ( pendidikan )
~ mempunyai pengetahuan tentang ilmu agama
~ dapat berkomunikasi dengan bahasa inggris
~ mempunyai pengalaman di bidang masing – masing seksi
~ memiliki visi kedepannya.
GURU
~ pendidikan : minimal S1 ( pendidikan )
~ mempunyai pengetahuan tentang ilmu agama
~ dapat berkomunikasi bahasa inggris.
~ berpengalaman tentang apa bidangnya yang akan diajarkan.
KURIKULUM SMA LAKERS
SMA LAKERS merupakan sekolah yang menggunakan kurikulum 2013 yang bertujuan agar karakter siswa dapat lebih terbangun dan juga mampu mandiri dalam menghadapi permasalahan dalam belajar serta dapat bersaing atau memaksimalkan proses pembelajaran dari berbagai sumber dan dapat lebih mengembangkan kreativitas sesuai dengan visi sekolah. Dalam hal ini guru juga merupakan fasilitator atau mensupport dalam proses belajar-mengajar. Agar terciptanya kondisi kelas yang lebih maksimal yang bertujuan agar siswa tidak kaku , karena mereka telah berusaha belajar dan memahami materi terlebih dahulu sebelum masuk kelas. Jadi peran guru membantu mereka dalam membenarkan apa yang telah dapatkan serta guru memberi arahan kepada siswanya.
TEORI, STRATEGI, PENDEKATAN, DAN METODE DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Teori pembelajaran
Disini teori yang dipakai dalam proses pembelajaran adalah Teori humanistik. karena disini lebih mengutamakan kreativitas siswa dalam proses pembelajaran, bukan hanya itu sebagai siswa kita harus mampu mencari dan memahami materi dulu sebelum guru masuk kelas. Jika demikian maka akan terciptanya diskusi hangat anatara guru dan siswa.
Jika hal tersebut dilakukan maka terciptanya suasana kelas yang tidak kaku , karena jika guru menjelaskan materi kepada siswa , siswa akan merasa sedikit dapat tambahan dari apa yang telah mereka dapatkan sebelumnya. Karena jika siswa telah punya bekal ilmu yang mereka dapatkan sebelumnya , maka sesampai disekolah mereka akan merasa tidak kosong ilmu tentang apa yang akan mereka pelajari.
Maknya disini siswa merasa bahwa ilmu itu harus mereka cari diluar dari apa yang telah mereka dapatkan disekolah, maka guru harus senantiasa membantu dimana siswa merasa kesulitan dan terjadi permasalahan dalam memahamii materi.
Strategi pembelajaran
strategi merupakan suatu renacana tindakan / kegiatan dan juga penggunaan selama dalam proses pembelajaran. Bahwa dalam penyusunan strategi akan ada tujuan tertentu, artinya arahnya akan jelas dan pemanfaatan fasilitator dalam upaya pencapaian tujuan akan dirasa tidak sia sia jika telah ada strategi yang akan dijalani selama proses pembelajaran berlansung.
Strategi yang dipakai disini yaitu “ strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir “ . karena dalam strategi ini dituntut agar siswa lebih lebih mampu berpikir mengeluarkan ide ide cemerlangnya dengan bantuan bimbingan dari para guru . dalam strategi ini pembelajaran yang bertumpu kepada pengembangan kemampuan berpikir siswa melalui fakta atau pengalaman sebagai bahan dalam permasalahan yang terjadi.
Artinya disini bahwa siswa yang mampu berpikir lebih atau mau berbuat maka mereka akan menemukan setiap permasalahan pembelajaran yang mereka hadapi, siswa dapat mengembangkan gagasan yang ada pada diri mereka dan juga ide ide mereka akan mereka kembangkan sendiri melalui pola berpikir mereka masing masing.
Dari segi fakta dan pengalaman yang mereka punya , mereka akan mampu menghasilkan sebuah pengamatan tentang apa yang telah mereka alami, maka mereka sendiri akan mengerti tentang apa yang sebenarnya mereka inginkan dalam proses pembelajaran tersebut.
Pendekatan pembelajaran
Pendekatan pembelajaran ini merupakan cara bagaimana sistem pembelajaran itu sendiri mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jadi pada akhirnya kita sampai pada tahap model apa yang akan kita terapkan dalam proses pembelajaran.
Jadi pendidik sudah harus memikirkan atau mengetahui model atau cara apa yang akan beliau terapkan sebagai guru dikelas. Agar terciptanya suasana kelas atau suasana belajar yang lebih efektif serta disini akan berfungsi yang namanya dua pendekatan pembelajaran yaitu student center dan teacher center.
Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya , siswa yang lebih kreatif dan inovatif itu dinamakan student center sedangkan jika guru yang lebih banyak memberikan itu dinamakan teacher center . jadi hendaknya sebagai peserta didik kita harus berani kreatif dan mengembangkan potensi yang ada pada diri , jangan takut untuk berbuat sesuatu yang akan membawa perubahan terhadap diri kita. Jangan hanya menunggu yang dari guru saja, kita pun bisa mulai mencari terlebih dahulu.
Metode pembelajaran
Dalam metode pembelajaran ini saya memakai metode “ metode diskusi “. Disini akan melibatkan lebih banyak siswa , maka dengan cara diskusi ini siswa akan saling bertukar pikiran dan memberikan atau mengemukakan ide ide mereka terhadap orang atau peserta diskusi. Sehingga siswa akan saling menarik kesimpulan atas apa yang disampaikan teman teman mereka.
Metode diskusi merupakan metode pembelajaran yang bersifat interaktif . siswa harus mampu mendapatkan materi karena mereka akan berbicara dalam forum diskusi .
SILABUS
MATA PELAJARAN: BAHASA INGGRIS
Kompetensi Inti:
KI 1 : mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial.
KI 2:menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI 3: Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )
Nama sekolah : SMA LAKERS
Mata pelajaran : bahasa inggris
kelas / semester : kelas XI / 1
Topik pembelajaran : expressions of relief ,pain and pleasure
Waktu : 2x45 menit
Standar kompetensi
Mendengarkan
Memahami makna dan percakapan transaksional dan interpersonal resmi dan berlanjut.
Berbicara
Mengungkapkan makna dalam teks percakapan dalam kehidupan sehari hari.
Kompetensi dasar
merespon makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal , resmi dan berlanjut secar akurat , lancar, dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan dalam konteks kehidupan sehari hari melibatkan tindak tutur : menasehati, memperingatkan, meluluskan, permintaan , serta menyatakan perasaan relief , pain , dan pleasure.
Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal , resmi dan berlanjut dengan menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar ,dan berterima dalam konteks kehidupan sehari hari. Dan melibatkan tindak tutur; menasehati, memperingatkan, meluluskan, permintaan, serta perasaan relief, pain, da pleasure.
Indikator pencapaian
~ merespon ungkapan ungkapan relief , pain, dan pleasure.
~ mengungkapkan perasaan relief , pain, dan pleasure.
~ mempraktekkan tindak tutur menyatakan perasaan relief, pain, dan pleasure.
Tujuan pembelajaran
~ merespon ungkapan ungkapan relief, paain dan pleasure.
~ mengungkapkan perasaan relief, pain dan pleasure.
~ mempraktikkan tindak tutur menyatakan perasaan relief , pain , dan pleasure.
Materi pokok
Dialog tentang percakapan berupa contoh dari relief, pain dan pleasure.
Strategi pembelajaran
~ bertanya jawab tentang isi cerita yang sudah dibaca, didengar ,dan ditonton.
~ membahas nilai nilai yang terkandung dalam cerita.
~ membahas unsur dan langkah retorika.
~ membahas ciri ciri.
~ nonton film atau drama .
~ mendengar cerita lansung ataupun tidak lansung.
~ membacakan cerita.
~ membahas kesulitan yang dihadapi siswa dalam melakukan kegiatan.
Sumber belajar
~ buku, teks
~ transkrip percakapan.
KESIMPULAN
SMA LAKERS ini merupakan SMA yang lebih mengutamakan nilai nilai keagamaan , meskipun sekolah umum , tetapi sekolah ini merupakan sekolah terbaik yang sangat mengutamakan nilai nilai moral, akhlak, dan kharakter siswa. Disamping siswa pintar secara akademik , siswa disini juga sangat banyak mempelajari ilmu keagamaan untuk bekal mereka nantinya.
Tidak hanya tentang pelajaran umum yang dipelajari disini , yang terpenting disini siswa pintar secara prestasi akademik dan juga mereka punya pegangan ilmu agama untuk mereka memperbaiki dan mengintropeksi diri agar kelak cerdas dalam segala hal .
Jika sesorang pintar di bidang akademik maka tidaklah lengkap rasanya jika ilmu agama mereka kurang, apalagi yang tidak tahu sama sekali dengan agama. Maka disekolah lakers inilah kita mampu menjadi insan yang akan membawa perubahan di masa depan. Sudah lah pintar prestasi akademik dan juga tahu dengan apa yang namanya agama. Maka lengkaplah apa yang didapatkan oleh siswa tersebut.